Soal Esai Penyusutan Aset Tetap Kendaraan - Metode Garis Lurus (Perolehan Tengah Tahun)
PT. Inovasi Mandiri membeli aset kendaraan berupa bus operasional pada tanggal 15 Juni 2026 (pertengahan Juni, bulan ke-6) dengan biaya perolehan Rp1.200.000.000. Aset ini digunakan langsung untuk kegiatan usaha dan diklasifikasikan dalam Kelompok 2 harta berwujud bukan bangunan (kendaraan bermotor) sesuai Lampiran PMK Nomor 72 Tahun 2023 dengan masa manfaat fiskal 8 tahun dan tarif penyusutan garis lurus 12,5%. Tidak ada nilai residu yang diakui.jdih.kemenkeu+2
Soal:
Hitung beban penyusutan fiskal untuk Tahun Pajak 2026 (tahun kalender) dengan menerapkan konvensi half-year karena perolehan di pertengahan tahun (penyusutan tahun pertama = 1/2 dari penyusutan tahunan penuh).
Tunjukkan rumus perhitungan, penyusutan tahunan penuh, penyusutan aktual 2026, dan nilai buku akhir 31 Desember 2026.
Buat tabel amortisasi sederhana untuk tahun 2026.
Sebutkan dasar hukum dari UU PPh Pasal 11 ayat (1) & (3) dan PMK 72/2023 terkait dimulainya penyusutan pada bulan perolehan.artikel.pajakku+2
Petunjuk:
textPenyusutan tahunan = Harga perolehan × 12,5% Penyusutan 2026 = Penyusutan tahunan × 1/2 (half-year)
2. Key Takeaways
Kendaraan (Kelompok 2): 12,5% garis lurus, masa manfaat 8 tahun.datacenter.
Half-year convention: Berlaku untuk perolehan tengah tahun, sesuai praktik fiskal.
Mulai susut: Bulan perolehan (Juni 2026) per Pasal 11 ayat (3) UU PPh.
Cocok untuk soal SMK Akuntansi atau ujian pajak
1. Jawaban Lengkap Perhitungan Penyusutan Fiskal Bus Operasional - Garis Lurus
a. Dasar Hukum
UU PPh Pasal 11 ayat (1): Wajib Pajak dapat mengurangkan penyusutan harta berwujud dengan metode garis lurus sesuai ketentuan Menteri.klikpajak+1
UU PPh Pasal 11 ayat (3): Penyusutan dimulai pada bulan perolehan.
PMK 72/2023 Lampiran: Kelompok 2 (kendaraan bermotor) = masa manfaat 8 tahun, tarif garis lurus 12,5%.datacenter.ortax+1
Half-year convention: Praktik standar untuk aset diperoleh tengah tahun (Juni) = 1/2 penyusutan penuh.
b. Langkah Perhitungan
Langkah 1: Penyusutan Tahunan Penuh
textPenyusutan tahunan = Rp1.200.000.000 × 12,5% = Rp1.200.000.000 × 0,125 = **Rp150.000.000** per tahun
Langkah 2: Penyusutan Tahun Pajak 2026 (Half-Year)
textPenyusutan 2026 = Rp150.000.000 × 1/2 = **Rp75.000.000**
Aset digunakan ~6 bulan (Juni-Desember), sehingga 50% dari full year.
Langkah 3: Nilai Buku Akhir 2026
textNilai Buku 31/12/2026 = Rp1.200.000.000 - Rp75.000.000 = **Rp1.125.000.000**
c. Tabel Amortisasi Tahun 2026
d. Jurnal Fiskal 2026
textDr. Beban Penyusutan Harta Tetap Rp75.000.000 Cr. Akumulasi Penyusutan Rp75.000.000
2. Key Takeaways
Beban penyusutan 2026: Rp75.000.000 (half-year dari Rp150 juta penuh).
Tarif kendaraan: 12,5% (PMK 72/2023 Kelompok 2, 8 tahun).
Nilai buku akhir: Rp1.125.000.000; tahun 2027 full Rp150 juta.
Kunci: Mulai bulan Juni + half-year adjustment sesuai aturan pajak.muc+1
Narwan